Gracia4Christ's Blog

Just another WordPress.com weblog

THE JEHOVAH’S WITNESSES (Saksi-Saksi Yehuwa) by Rev. Yarman Halawa, D.Min December 14, 2009

Seri Bidat (Ajaran Sesat)
Persekutuan SolaFide
Rabu, 16 Mei 2007


Sejarah Singkat Munculnya Bidat Ini

Sejarah Saksi Yehovah diawali oleh seorang bernama Charles Taze Russell, yang dilahirkan di sebuah kota dekat Pittsburgh, Penssylvania-USA pada 16 Pebruari 1852. Dalam usia 25 tahun ia menjadi pedagang kain yang sukses. Ia menjadi anggota gereja Congregational, dan sangat bersemangat dalam kelompok PA namun sangat kurang dalam pengeahuan tentang Alkitab. Pada tahun 1870 ia membentuk kelompok PA dengan anggota 30 orang dan pada 1876 ia diangkat menjadi “pastor” (pendeta) dalam kelompok tersebut tanpa pernah mengenyam pendidikan seminari atau sekolah teologia sedikitpun. Pada dasarnya hasil-hasil PA kelompok ini menyangkali beberapa doktrin ortodoks seperti: Tritunggal, keilahian Kristus, kebangkitan tubuh Kristus, parousia dan penghakiman terakhir.

Pada 1879 ia menginvestasikan kekayaannya dalam penerbitan majalah The Herald of The Morning yang kemudian menjadi The Watchtower Announcing Jehovah’s Kingdom. Kemudian pada 1884 ia membentuk kelompok Zion’s Watch and Tract Society yang sangat militant. Ia kemudian memindahkan markasnya ke Brooklyn, NY pada 1908 dan menerbitkan secara massal majalahnya hingga kematiannya pada 1916. Hingga periode 1980an The Watchtower Bible and Tract Society menguasai daerah mahal di pusat kota Brooklyn, percetakan besar “Kingdom Farm” dan sekolah missionary “Gilead” di South Lansing, NY.

Penggantinya Joseph F. Rutherford membuat nama Jehovah Witnesses berkibar pesat dengan 105.000 anggota., yang kemudian “meledak” menjadi 2,2 juta orang pada masa kepemimpinan Nathan H. Knorr yang menerbitkan terjemahan bahasa Inggris Alkitab versi mereka dengan judul The New World Translation of Holy Scriptures. Pada tahun 1981 anggotanya mencapai 4 juta orang dan pada tahun 2001 menjadi 6.117.66 orang. Di Amerika jumlah keanggotaannya hanya 979.637. Ini berarti perkembangan yang paling pesat justru terjadi diseluruh dunia termasuk Indonesia. Laporan tahunan pada 2001 lalu bahkan memberikan data yang mengejutkan bahwa lebih dari 15 juta orang mengunjungi tempat2 pertemuan mereka yang disebut “Kingdom Hall” atau “Aula Kerajaan” yang merupakan tempat-tempat ibadah orang Saksi Yehuwa.

Disamping itu, kemampuan publikasi mereka sungguh mengagumkan (contoh: edisi pertama “Zion’s Watch Tower” adalah 24.147.000 eksemplar/bulan dalam 78 bahasa pada tahun 2004. Majalah “Awake” pada saat ini bersirkulasi >18 juta eksemplar/bulan dalam 67 bahasa). Pada saat ini, kantor-kantor cabang “the Watchtower” beroperasi di lebih dari 225 negara termasuk Indonesia!

Pokok-Pokok Penting Ajaran Saksi Yehuwa
Ada sedikitnya 6 buku yang merupakan referensi utama pengajaran Saksi Yehuwa yang di ‘klaim’ sebagai penjabaran kebenaran Alkitab yang paling benar: (1) Let God be True, (2) Make Sure of All Things, (3) The Truth Shall Make You Free, (4) The Kingdom is at Hand, (5) The Truth That Leads To Eternal Life, (6) Aid To Bible Understanding.

Ajaran tentang Allah Tritunggal
(1) Let God Be True, edisi 1952, hal. 100: “Ada 3 allah-allah (gods) dalam satu yakni ‘Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus’ dan ketiganya memiliki kuasa, substansi dan kekekalan setara”.
(2) Let God Be True, hal. 101: “Setan adalah pengasal mula/pengarang doktrin Trinitas.”
(3) Let God Be True hal. 111): “Doktrin Trinitas tidak di anut oleh Yesus maupun orang Kristen mula-mula.”

Ajaran tentang Pribadi Yesus Kristus
(1) Make Sure of All Things, hal. 207: “Yesus, sang Kristus, suatu individu ciptaan, adalah pribadi (personage) tertinggi kedua dari Alam Semesta. Allah Yehowa dan Yesus bersama-sama membentuk kekuasaan-kekuasaan yang superior”.
(2) Let God Be True, hal. 91: “…Ia sebelumnya (was) adalah Allah, tapi bukan Allah yang perkasa, yakni Yehuwa.”
(3) Let God Be True hal. 88): “Kebenaran atas permasalahan ini adalah bahwa firman adalah Kristus Yesus, yang memiliki permulaan.”
(4) The Truth Shall Make You Free, hal. 47: “…Kitab Suci yang benar berkata tentang Anak Allah, Firman, sebagai ‘allah’ (a god). Ia adalah ‘allah yang perkasa’, tapi bukan Allah Perkasa, yakni Yehowa”.
(5) The Kingdom is at Hand, hal. 46-47, 49: “Dengan kata lain, ia adalah yang pertama dan ciptaan langsung dari Allah Yehowa”.
Ayat-Ayat ‘Sakti’ Saksi Yehuwa
Beberapa ayat “sakti” mereka untuk membuktikan bahwa Yesus adalah ciptaan pertama Allah Yehuwa versi alkitab mereka (The New World Translation of the Holy Scriptures) adalah sebagai berikut:

(1) Yohanes 1:1: “In (the) beginning the Word was, and the Word was with God, and the Word was a god” (Pada mulanya adalah Firman dan Firman itu bersama dengan Allah, dan Firman itu adalah seorang Allah)

Penjelasan:
Terjemahan yang benar seharusnya: “Pada mulanya adalah Firman dan Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah.” Mereka salah menerjemahkan bahasa asli Yunani (Gerika) (yang terjemahan sebenarnya adalah “dan Allah adalah Firman” atau “dan Firman itu adalah Allah”) dimana kata Firman) menurut mereka adalah menunjuk ke Yesus sebagai “allah kedua” sedangkan kata theos) menunjuk kepada Yehuwa. Menurut mereka tidak adanya artikel o (ho) pada kata menyebabkan kata yang memiliki artikel o (ho) harus diterjemahkan “a god” (seorang allah). Ini menunjukkan kelemahan mereka karena didalam tata bahasa Gerika apabila subyek telah memiliki artikel maka predikatnya tidak perlu memilikinya.

(2) Yohanes 14:28: Yesus berkata, “…sebab Bapa lebih besar dari pada Aku”

Penjelasan: ayat ini sama sekali tidak menunjukkan bahwa Yesus lebih rendah dari Allah (Yehuwa) tetapi Yesus berbicara mengenai kemanusiaan-Nya dalam konteks manusia tidak dapat mengetahui apa yang Allah ketahui.

(3) Wahyu 3:14: “Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah”

Penjelasan: mereka salah menerjemahkan kata yang dapat diterjemahkan sebagai “the beginning (permulaan)”, “the chief (pemimpin)” atau “the ruler (penguasa)”. Terjemahan yang tepat seharusnya menggunakan kata “the ruler” (Sang penguasa) atau “the chief “ (Sang Pemimpin atau Pemilik). Ayat ini menunjukkan bahwa Yesuslah Penguasa atau Pemilik segenap ciptaan yang berarti Yesus adalah Allah bukan seorang allah yang lebih rendah dari Allah.

(4) Amsal 8:22: “Tuhan telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya…”

Penjelasan: dalam konteks pasal 8 (dan seluruh kitab Amsal) jelas terlihat bahwa hikmat adalah bukan “ciptaan” namun ia telah ada/exist bersama Tuhan, karena Allah adalah Hikmat itu sendiri (Amsal 3:19-20).

(5) Kolose 1:15: “Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan”

Penjelasan: sebutan “yang sulung (Yunani ‘prototokos’ atau ‘firstborn’)” kepada diri Yesus menunjuk kepada otoritasnya atas segala ciptaan ( contoh: anak sulung adalah anak yang berotoritas penuh atas milik keluarga/bapanya).

Ajaran tentang Kebangkitan Kristus
(1) Let God Be True, hal. 276: “Anak sulung dari orang mati (Kristus) dibangkitkan dari kubur, bukan sebagai makhluk ciptaan, tapi suatu roh”.
(2) Let God be True hal. 138): “Maka Raja Kristus Yesus dihukum mati dalam daging dan dibangkitkan dalam suatu roh ciptaan yang tak terlihat”.

Ajaran tentang Kedatangan Kristus Kembali (parousia)
(1) Let God be True , hal. 196: “Yesus Kristus kembali datang, bukan lagi sebagai seorang manusia, tapi
sebagai suatu pribadi roh yang mulia” (mereka menyatakan bahwa Kristus telah datang sekitar 1914-
1918).

Ajaran tentang Roh Kudus
(1) The Truth that Leads to Eternal Life, 1968, hal. 24: “Mengenai ‘Roh Kudus’, yang dianggap ‘pribadi ketiga dari Trinitas’, kami telah membuktikan bahwa ia (it) bukanlah suatu pribadi tetapi kekuatan Allah yang aktif (God’s active force)”.
(2) Aid to Bible Understanding, 1971, hal. 1543: “Kitab Suci sendiri dalam kesatuannya menyatakan bahwa roh kudus dari Allah bukanlah suatu pribadi tapi adalah kuasa Allah yang aktif yang olehnya ia menggenapkan maksudnya dan melaksanakan kehendaknya.”

Ajaran tentang Jiwa Manusia
Saksi Yehuwa membedakan istilah Alkitab mengenai ‘jiwa’ dan ‘roh.’ Menurut mereka ‘jiwa’ (Yunani “psuche”) adalah “sebuah kehidupan, nafas, makhluk yang tampak, termasuk manusia dan binatang.” Sedangkan ‘roh’ (Yunani, “pneuma”) adalah “sebuah kuasa kehidupan, atau sesuatu yang menyerupai angin.” Pemahaman ini jelas menunjukkan kelemahan mereka dalam exegese sistematik baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru dan tidak kompeten dalam tata bahasa asli Alkitab baik Ibrani maupun Yunani karena kata ‘jiwa’ dan ‘roh’ merupakan 2 kata yang memiliki arti yang sama (interchangeable).

Ajaran tentang Pemerintahan Manusia
Let God Be True, hal. 243: “…maka tidak ada (anggota) saksi Yehowa, yang percaya bahwa keselamatan hanya oleh-Nya, boleh bersalut kepada emblem kebangsaan apapun tanpa menyalahi perintah Yehuwa sebagai penyembahan berhala sebagaimana dinyatakan dalam firman-Nya.”

Ajaran tentang Keselamatan
Saksi Yehuwa percaya bahwa ada 3 kelas manusia yang akan diselamatkan oleh perbuatan baik. Namun keselamatan dari tiap kelas berbeda satu dengan lainnya.
(1) Kelas Pertama: kaum 144.000 yang menikmati berkat-berkat istimewa pembenaran oleh iman. Konsep pembenaran oleh iman kaum Saksi Yehowa berbeda dengan pembenaran oleh iman menurut Alkitab yang sekali untuk selamanya (Roma 3:28; Fil. 3:9). Bagi mereka pembenaran berlaku hanya jika taat. Jika tidak taat maka hak itu akan dicabut. Mereka ini telah mengalami kelahiran baru yaitu dibaptis dengan air dan diurapi oleh Allah sehingga dapat diciptakan ulang menjadi roh yang baru setelah kematian. 144.000 orang itu berhak untuk dilahirbarukan yakni diciptakan ulang sebagaimana Yesus diciptakan ulang oleh Allah setelah kematian-Nya menjadi malaikat Mikhael dan berhak memerintah sejajar dengan Yesus di surga.
(2) Kelas Kedua: kaum Saksi Yehuwa yang lain (yang disebut sebagai “ the other sheep”). Mereka ini adalah orang saksi Yehowa yang hidup tidak benar. Pada saat kematian, Allah akan menciptakan ulang mereka menjadi tubuh jasmani baru untuk hidup di dunia ini. Mereka ini akan diperintah oleh Yesus (Mikhael) dan kaum 144.000.
(3) Kelas Ketiga: kaum yang bukan Saksi Yehuwa yang hidupnya cukup baik sehingga diberi kesempatan setelah kematian. Mereka ini akan diciptakan ulang oleh Yehuwa untuk hidup dalam jaman millennium baru. Mereka akan terus hidup jika mereka dapat memelihara kehidupan mereka selama jaman millennium itu.

Penjelasan: Pemahaman ini menunjukkan kelemahan mereka dalam memahami bahasa simbolis kitab Wahyu mengenai angka 144.000 orang yang didapat dari 12.000 orang x 12 suku Israel (Wahyu 7). Penjelasan mengenai angka ini harus dilihat berdasarkan konteks megenai jumlah orang yang diselamatkan. Dalam konteks Yahudi angka 12 menunjuk kepada kegenapan. Maka pengertian yang tepat berdasarkan Wahyu 7 adalah bahwa jumlah orang yang diselamatkan (pilihan Allah) itu merupakan suatu jumlah yang sempurna yang hanya Tuhan yang tahu karena Dialah yang menetapkan jumlah orang2 pilihan, dimana kelak ketika seluruh jumlah orang2 pilihan ini telah genap maka dunia ini akan diakhiri (lihat Wahyu 7:9-17 bandingkan perkataan Yesus dalam Matius 24:22).

Sistem Pemerintahan ‘Keagamaan’ Saksi-Saksi Yehuwa
Susunan pemerintahan mereka terdiri dari: (1) Jemaat atau “Congregation” yang merupakan kumpulan2 yang bertemu bersama di tempat yang disebut Aula Kerajaan. Ibadah mereka bukan digereja. (2) Para pelayan yang mengatur kegiatan2 atau “Ministerial servant” yakni para petugas administrative yang membantu para penatua. (3) Aula Kerajaan atau “Kingdom Halls” yakni tempat jemaat berkumpul bersama. (4) Para Ketua Pertemuan atau “Presiding Overseers” yang memimpin pertemuan para penatua. (5) Para Penilik Pelayanan atau “Service Overseers” yang mengatur kegiatan2 diantara jemaat-jemaat. (6) Sang Penilik atau “Overseer” yang dipilih dari antara para Penatua sebagai Pemimpin Tertinggi. Dalam system mereka jabatan ini hanya boleh dijabat oleh seorang Pastor (pendeta). Pemimpin Tertinggi Saksi-saksi Yehuwa saat ini adalah Pastor (pendeta) M.H. Larson. Organisasi mereka luarbiasa rapi dan teratur. System yang bagus mendukung kemajuan pesat organisasi dan gerekan Saksi-Saksi Yehuwa di seluruh dunia!

Bagaimana Perkembangan Mereka di Indonesia?
Setelah puluhan tahun dilarang beraktifitas dengan bebas di wilayah Indonesia, gerakan Saksi Yehuwa akhirnya mendapat angin segar untuk leluasa bergerak mulai masa pemerintahan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur). Kehadiran kantor-kantor operasional mereka sangat terasa khususnya di daerah-daerah yang termasuk daerah kantong kekristenan. Sampai pada hari ini mereka sedang berjuang melalui payung hukum untuk diakui sebagai salah satu aliran didalam kekristenan di Indonesia. Pusat mereka berada di Jakarta yang dikepalai oleh M.T.P. Hutasoit. Mereka memiliki basis pelatihan misi melalui Perkumpulan Siswa-Siswa Alkitab di Jakarta dengan dukungan penuh dari kantor pusat mereka di Brooklyn, NY!

Evaluasi dan Kesimpulan:
1. Saksi Yehowa lahir dari kelompok PA yang dipimpin oleh orang2 awam yang menekankan ayat-ayat Alkitab. Para “penginjil” mereka hafal luar kepala ayat-ayat Alkitab.
2. Para pemimpin mereka (misalnya: Rutherford), memiliki keahlian manajemen sehingga cara kerja mereka rapi dan efesien.
3. Teknik “penginjilan” mereka adalah literature, sehingga dapat menerobos segala lapisan.
4. Kekayaan mereka adalah kekuatan mereka untuk menggerakkan pengikutnya giat ber –‘PI’.
5. Orang2 Saksi Yehuwa adalah orang2 yang militan dalam menyebarkan ajaran dan pengaruh mereka melalui “door to door evangelization.”
6. Sasaran utama penginjilan mereka adalah orang2 kristen terutama mereka yang lemah iman dan pendirian keyakinannya rapuh dan yang pengetahuan Alkitabnya lemah dan dangkal!  Karena itu setiap anggota gereja dalam lingkup pengajaran yang benar harus mempelajari Alkitab dengan baik, benar dan ketat dan giat menyaksikan Yesus kepada orang lain, termasuk kepada orang-orang yang menyebut diri sebagai Saksi-Saksi Yehuwa ini.

Referensi Materi ini:
____________, Pencarian Manusia Akan Allah (judul asli: Man Seeking God). Brooklyn: WatchTower Bible
and Tract Society – International Bible Students Association, 1990.

Herlianto, Saksi Yehuwa dan Alkitab. Bandung: artikel Yayasan Bina Awam Oktober 2001 – http://www.YBA.com.

Jehovah’s Witnesses Official Website: http://www.watchtower.org

WatchTower Indonesia, Menara Pengawal – Memberitakan Kerajaan Allah. Jakarta: Perkumpulan Siswa-
Siswa Alkitab, edisi 15 April 2002.

WatchTower Indonesia, Sedarlah! (Awake!). Jakarta: Perkumpulan Siswa-Siswa Alkitab, edisi 22 Januari
2004.

Walter Martin, The Kingdom of The Cults. Minneapolis: Bethany House Publishers, 2003.

Yarman Halawa, The Cult Of Jehovah’s Witnesses (Assignment Article of Doctoral Ministry Program of
Covington Theological Seminary GA, USA – Asian Extensions, September 2006).

 

2 Responses to “THE JEHOVAH’S WITNESSES (Saksi-Saksi Yehuwa) by Rev. Yarman Halawa, D.Min”

  1. rian Says:

    thax buat postingan yg luar biasa


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s